Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Prof. Dr. Tgk. H. Danial, S.Ag., M.Ag , menegaskan bahwa perguruan tinggi bukanlah “pabrik pencetak pekerjaan”, melainkan lembaga yang bertugas membentuk sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi bangsa dan negara. ARMIADI RAKYAT ACEHLHOKSEUMAWE | RAKYAT ACEH – Tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi kerap memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai peran kampus dalam menyiapkan masa depan mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe Prof. Dr. Tgk. H. Danial, S.Ag., M.Ag , menegaskan bahwa perguruan tinggi bukanlah “pabrik pencetak pekerjaan”, melainkan lembaga yang bertugas membentuk sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Menurutnya, kampus tidak didirikan untuk menjamin setiap lulusan langsung memperoleh pekerjaan. Sebaliknya, perguruan tinggi berfungsi sebagai tempat menempa ilmu pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja.
“Kampus bukan pabrik batu bata yang menghasilkan produk seragam. Kampus ibarat tempat mengolah tanah liat menjadi berbagai bentuk yang bermanfaat bagi masyarakat. Tugas kami adalah menyiapkan generasi yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Prof Danial.
Ia menjelaskan bahwa dunia kerja saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat. Karena itu, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi harus memiliki keterampilan, kreativitas, kemampuan berinovasi, serta jiwa kewirausahaan.
Prof Danial menambahkan, jika tujuan utama seseorang hanya untuk mendapatkan pekerjaan tertentu, maka jalur pelatihan vokasi atau magang industri dapat menjadi pilihan yang lebih spesifik. Namun perguruan tinggi memiliki mandat yang lebih luas, yaitu melahirkan intelektual, pemikir, peneliti, profesional, dan pemimpin masa depan yang mampu menciptakan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
“Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, membangun usaha, menjadi inovator, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa,” kata Prof Danial dalam diskusi dengan awak media usai perayaan Milad ke-57, UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawedi Gedung Serbaguna kampus setempat, Jum’at (12/6).
Karena itu, UIN Sultanah Nahrasiyah terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui program magang, kolaborasi dengan dunia usaha dan industri, pengembangan kewirausahaan, serta peningkatan kapasitas digital agar lulusan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Menurut Prof Danial, keberhasilan sebuah kampus tidak semata-mata diukur dari berapa banyak lulusannya diterima bekerja, tetapi sejauh mana lulusan tersebut mampu memberi manfaat, menghadirkan perubahan positif, dan menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat.
“Perguruan tinggi harus melahirkan generasi yang siap pakai, siap berkarya, siap memimpin, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Itulah hakikat pendidikan tinggi yang sesungguhnya,” pungkasnya.(arm/ra)
Tidak ada komentar