x

SPN dan Bais TNI Sambangi Pengungsi Kolong Jembatan di Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Sembako

waktu baca 4 menit
Jumat, 6 Mar 2026 08:52 13 redaksi

RAKYAT ACEH| ACEH TAMIANG – Solidaritas untuk korban banjir di Aceh Tamiang terus mengalir. Kali ini, Serikat Pekerja Nasional (SPN) bekerja sama dengan Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI menyalurkan bantuan logistik secara langsung kepada warga yang masih bertahan di tenda pengungsian dan kolong jembatan, Kamis (5/3/2026).

 

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua Keorganisasian SPN Pusat, Asep Saefulloh, SH, MM kepada Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Syaiful Bahri, SH, MH, untuk segera didistribusikan ke titik-titik terdampak bencana yang belum tersentuh bantuan secara maksimal.

 

Wujud Kepedulian Buruh Indonesia

 

Asep Saefulloh menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk empati dari para pekerja dan buruh di seluruh Indonesia terhadap bencana yang menimpa masyarakat Aceh, khususnya Tamiang. Meski menempuh perjalanan darat selama empat hari dari Jakarta, semangat untuk berbagi menjadi prioritas utama.

 

“Kami datang dengan penuh rasa kekeluargaan. Ini adalah wujud rasa kepedulian dari seluruh pekerja di Indonesia yang bermitra dengan Bais TNI. Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di sini,” ujar Asep.

 

Ia juga mengapresiasi penerimaan hangat dari jajaran Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri, termasuk kehadiran Kasiops Letkol Inf Fitra, Dansubsatgas-1 Sumatera Letkol Inf Muhammad Hatta, serta Tim Jakarta Kapten Inf Eko Susanto selaku penghubung Bais TNI dengan SPN.

 

Distribusi Tepat Sasaran

 

Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Syaiful Bahri, memastikan bahwa seluruh bantuan akan disalurkan secara transparan dan tepat sasaran. Ia menegaskan tidak akan ada bantuan yang tertahan di gudang.

 

“Prioritas kita adalah mereka yang masih bertenda. Bersama jajaran TNI-Polri dan rekan-rekan media juga kita pastikan sembako ini sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan, terutama warga di tepi sungai dan di bawah kolong jembatan yang hari ini tinggal di tenda,” kata legislator Gerindra ini.

 

Sebagai putra daerah sekaligus purnawirawan TNI, Syaiful dipercaya untuk mengatur penyaluran bantuan agar tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

 

Adapun total bantuan yang disalurkan terdiri dari Beras 568 paket (masing-masing 5 kg), Minyak Goreng 650 kemasan (ukuran 1,5 liter dan 2 liter), Susu Kental Manis 750 kaleng (varian cokelat dan original), Tepung Terigu 550 bungkus, Gula Pasir 600 bungkus, Teh Celup 600 kotak dan Mie Instan 350 karton.

 

“Barang-barang ini akan kami kemas kembali menjadi paket sembako lengkap. Setiap paket berisi 5 kg beras, minyak goreng, gula, teh, tepung tapioka, dan 15 bungkus mie instan,” ujar Syaiful Bahri.

 

Syaiful menegaskan bahwa mekanisme distribusi akan dilakukan secara langsung (door-to-door) untuk menghindari penumpukan di satu titik. Prioritas utama adalah warga yang hingga kini masih bertahan di tenda darurat di sejumlah kecamatan.

 

“Fokus utama kami adalah Kecamatan Kota Kualasimpang, khususnya Desa Kota Lintang. Selain itu, di Kecamatan Rantau, Desa Kampung Durian juga menjadi prioritas karena jumlah warga yang bertenda masih sangat banyak. Namun desa lain seperti Kampung Kota, Landuh, dan Benua Raja tetap akan mendapatkan alokasi bantuan secara merata,” jelasnya

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada senior di Bais TNI dan rekan-rekan Serikat Pekerja Nasional. Amanah ini akan kami sampaikan dalam waktu kurang dari 24 jam kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” pungkas Sersan Mayor (Purn) Syaiful Bahri.

 

Lebaran di Bawah Kolong Jembatan

 

Distribusi bantuan difokuskan kepada warga Desa Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang. Hingga saat ini, puluhan Kepala Keluarga (KK) dilaporkan masih tinggal di tenda-tenda darurat yang didirikan di gang-gang sempit hingga kolong jembatan Kota Kuala Simpang.

 

Ketua MSDK Kota Lintang, M. Faisal, mengungkapkan kondisi warganya yang masih memprihatinkan pasca banjir. Apalagi, bencana ini terjadi mendekati momen hari raya.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada SPN dan Bais TNI yang telah bersimpati. Jujur, bantuan ini sangat berarti karena warga kami sedang berada di masa sulit. Dipastikan, ada puluhan KK yang terpaksa merayakan Lebaran di tenda pengungsian karena rumah mereka belum bisa ditempati,” kata Faisal dengan nada haru.

 

Penyerahan bantuan ribuan paket sembako secara simbolis perdana di kawasan bawah jembatan Kota Lintang ini turut dihadiri oleh jajaran Muspida, tokoh masyarakat, dan relawan kemanusiaan setempat. (ddh)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x