
RAKYAT ACEH | Jakarta, 13 Maret 2026 — Upaya pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Halodoc, ekosistem layanan kesehatan digital di Indonesia, bersama PT Andini Sarana (member dari Mensa Group) bersinergi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mendukung percepatan pemulihan fasilitas kesehatan melalui donasi teknologi medis Dental X-Ray Panoramic kepada RSUD Langsa, Aceh.

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh sebelumnya telah berdampak pada berbagai fasilitas kesehatan serta mengganggu keberlangsungan pelayanan medis bagi masyarakat. Dalam situasi pemulihan pascabencana, ketersediaan teknologi medis yang memadai menjadi faktor penting untuk memastikan layanan kesehatan dapat kembali berjalan secara optimal.
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama dan komitmen untuk mendukung pemerataan akses kesehatan di seluruh penjuru Indonesia, Halodoc, sebagai ekosistem layanan kesehatan digital tepercaya di Indonesia, bersama dengan Andini Sarana (member dari Mensa Group) , donasi perangkat alat kesehatan gigi, Dental X-Ray Panoramic kepada RSUD Langsa Aceh.
Adeline Fiane Hindarto, VP Government Relations & Corporate Affairs Halodoc menyatakan, “Setelah sebelumnya memberikan telekonsultasi gratis dan bantuan sosial medis bagi ribuan masyarakat di Sumatra dan Aceh pada Desember 2025 lalu, Halodoc kembali berupaya mendukung pemerintah dalam mengakselerasi proses pemulihan kesehatan. Kami percaya bahwa kesehatan adalah fondasi utama bagi masyarakat untuk bangkit. Melalui sinergi dengan Andini dan Mensa Group, kami ingin memastikan bahwa pemulihan fasilitas kesehatan tidak hanya sekadar kembali berfungsi, tetapi juga memiliki dukungan teknologi yang lebih baik untuk melayani masyarakat.”
Donasi ini tidak hanya berhenti pada penyerahan alat saja. Andini Sarana dan Halodoc memastikan bahwa teknologi high-tech ini dapat langsung memberikan dampak nyata mencakup pemberian layanan teknis komprehensif (full support services) agar alat dapat segera digunakan secara optimal. Tim teknisi Andini Sarana juga melakukan instalasi serta pengujian perangkat secara langsung hingga pemberian training secara langsung di RSUD Langsa Aceh kepada tenaga medis dan operator untuk memastikan teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam pelayanan pasien.
Widjaja Satriadi, Komisaris PT. Andini Sarana, member dari Mensa Group menambahkan, “Kami memahami alat kesehatan yang berkualitas sangat esensial untuk proses pemulihan kesehatan korban bencana. Oleh karena itu, donasi Dental X-Ray Panoramic ini mencakup layanan penuh, kami berkomitmen memastikan alat terpasang dengan sempurna, dapat digunakan dengan baik, bahkan kami memberikan pelatihan khusus (training) bagi tenaga medis dan teknisi di RSUD setempat agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal. Ini adalah bentuk dukungan nyata kami untuk memastikan keberlanjutan layanan kesehatan di lokasi pasca bencana.”
Perangkat Dental X-Ray Panoramic yang didonasikan merupakan salah satu teknologi pencitraan gigi mutakhir yang memungkinkan tenaga medis memperoleh gambaran menyeluruh kondisi rahang pasien secara tepat dan akurat. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan menghasilkan citra yang sangat detail untuk memastikan hasil perawatan yang optimal, namun tetap mengutamakan keselamatan pasien melalui paparan radiasi yang minimal. Berbeda dengan pemeriksaan X-ray konvensional yang hanya menampilkan satu bagian gigi, teknologi panoramik mampu menampilkan keseluruhan struktur rahang dalam
waktu 10–20 detik, sehingga membantu mempercepat proses diagnosis sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan medis.
Inisiatif ini menegaskan pentingnya kolaborasi sektor swasta dan pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan, khususnya dalam pemulihan pascabencana. Halodoc dan Andini Sarana (member dari Mensa Group) berharap upaya ini dapat mempercepat pemulihan layanan kesehatan di Aceh sekaligus mendorong peningkatan kualitas fasilitas kesehatan di Indonesia. Layanan Halodoc meliputi Chat dengan Dokter bersama 20.000+ dokter berlisensi, Halodoc Store yang terhubung dengan 4.900+ apotek mitra, Homecare untuk tes kesehatan dari rumah, serta Asuransiku untuk akses rawat jalan cashless. Selain itu, Halodoc
menghadirkan Digital Clinic seperti Haloskin (perawatan kulit), HaloIntima (kesehatan intim), dan Halofit (program penurunan berat badan).
Mutu layanan Halodoc dijaga ketat melalui Board of Medical Excellence (BoME) yang mengawasi standar klinis, etika, manajemen risiko, serta mendorong inovasi masa depan termasuk integrasi AI dengan prioritas keselamatan pengguna. Halodoc juga memperkuat ekosistemnya melalui Halodoc Academy, sebagai pilar pendidikan dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan yang menjadi bagian dari layanan Halodoc. Inisiatif ini menegaskan bahwa Halodoc tidak hanya berfokus pada pasien, tetapi juga berinvestasi pada kualitas mitra profesional kesehatan untuk mendukung layanan yang lebih berkelanjutan.
Halodoc merupakan ekosistem layanan kesehatan digital yang dibina oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dalam program Regulatory Sandbox. Hal ini mencerminkan komitmen kuat dan kemitraan antara Halodoc dan Kemenkes, memastikan pengawasan partisipatif untuk melindungi penyelenggara Inovasi Kesehatan Digital (IDK), konsumen, dan tenaga kesehatan sebagai mitra dalam inovasi digital. Atas kiprahnya, Halodoc meraih berbagai penghargaan, termasuk masuk daftar CB Insights’ Digital Health 150 (2019–2020) dan Penghargaan PPKM 2023. Informasi mengenai Halodoc dapat diperoleh melalui halodoc.com Aplikasi Halodoc tersedia di iOS dan Android.
Tidak ada komentar