x

STIKesMu Lhokseumawe Donor Darah Massal, Ribuan Harapan Hidup Mengalir dari Setetes Kepedulian

waktu baca 2 menit
Kamis, 7 Mei 2026 16:34 5 redaksi

LHOKSEUMAWE | RAKYAT ACEH – Semangat solidaritas dan kepedulian sosial kembali digaungkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah (STIKesMu) Lhokseumawe melalui kegiatan donor darah massal yang digelar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia, Kamis (7/5). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus Jalan Banda Aceh–Medan KM 267, Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, itu dipenuhi antusiasme mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan sejak pagi hari.

Aksi kemanusiaan tersebut bukan sekadar kegiatan sosial rutin, tetapi menjadi simbol kuat komitmen kampus kesehatan dalam membangun budaya empati, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ratusan peserta tampak rela mengantre untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses donor darah demi membantu sesama yang membutuhkan.

Suasana hangat dan penuh semangat terlihat di lokasi kegiatan. Para mahasiswa dengan seragam almamater tampak berbaur bersama dosen dan tenaga kependidikan, menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan kesehatan.

Ketua STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, Ns. Mursal,M.Kep,
menegaskan bahwa donor darah ini merupakan bagian dari pembentukan karakter tenaga kesehatan yang profesional sekaligus humanis.

“Donor darah bukan hanya tentang membantu memenuhi kebutuhan stok darah, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan kepada mahasiswa. Kami ingin lulusan STIKesMU hadir sebagai tenaga kesehatan yang memiliki empati tinggi dan siap mengabdi untuk masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan dapat menjadi penyambung hidup bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah, mulai dari korban kecelakaan, pasien operasi, ibu melahirkan, hingga penderita penyakit tertentu.

Pihak Palang Merah Indonesia turut memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi civitas akademika STIKesMU dalam kegiatan tersebut. PMI menilai kesadaran generasi muda terhadap aksi donor darah terus meningkat dan menjadi energi positif dalam menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Aceh.

“Partisipasi mahasiswa dan civitas akademika sangat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan darah. Kegiatan seperti ini sangat penting karena kebutuhan darah di rumah sakit terus meningkat setiap hari,” ungkap salah satu petugas PMI di lokasi kegiatan.

Selain membantu pelayanan kesehatan masyarakat, donor darah massal ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan dan lembaga kemanusiaan. Sinergi tersebut dinilai penting dalam membangun sistem kesehatan yang lebih kuat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(arm/ra)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x