x

PEKA Malaysia Bersama IAIN Langsa Lakukan Trauma Recovery Kepada Masyarakat Terdampak Banjir

waktu baca 3 menit
Kamis, 30 Apr 2026 14:48 6 redaksi

RAKYAT ACEH | LANGSA – Dalam rangka trauma healing pasca banjir bandang yang menimpa Aceh November 2025 lalu, Persatuan Kaunselor Pendidikan (PEKA) Malaysia bersama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa melaksanakan Trauma Recovery and Psychoeducation Program kepada masyarakat korban bencana di Desa Benua Raja, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (30/4).

Program ini merupakan kolaborasi Pengabdian Masyarakat dan Penelitian antara Dosen IAIN Langsa dan PEKA Malaysia yang dikoordinir oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Langsa.

Kegiatan ini bertujuan memberikan intervensi pemulihan trauma psikologis secara terstruktur kepada masyarakat dan mahasiswa IAIN Langsa yang menjadi korban banjir, kegiatan ini menggunakan pendekatan trauma recovery.

Hadir dalam kegiatan ini Presiden PEKA Dr. Datin Siti Taniza Toha bersama tim konselor PEKA. Kedatangan rombongan PEKA disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Langsa Prof. Dr. Iskandar Budiman, MCL dan Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. T. Wildan, MA.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Langsa, Prof. Iskandar mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PEKA karena telah menjadi partner IAIN Langsa dalam memberikan penyegaran serta mengembalikan semangat masyarakat dan mahasiswa korban banjir dalam bentuk trauma healing.

“Hari ini mahasiswa akan dibekali tentang ilmu trauma healing, besok kita akan menuju ke Desa Benua Raja di Aceh Tamiang,”ujarnya.

Program ini diharapkan Prof. Iskandar tidak hanya memulihkan psikologis para mahasiswa terdampak, tapi juga dapat menjadi sebuah sumber ilmu baru bagi mahasiswa IAIN Langsa yang menjadi relawan untuk dapat memberikan pendampingan pemulihan trauma kepada masyarakat.

“Selain memulihkan kembali semangat dan trauma para mahasiswa terdampak, kegiatan ini diharapkan menjadi modal bagi mahasiswa yang menjadi relawan untuk dapat menggunakan ilmu trauma healing kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Hal senada juga di ungkapkan, Presiden PEKA Dr. Datin Siti Taniza Toha bahwa program ini adalah bentuk bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap, dengan bantuan ini dapat memberikan pemulihan psikologis kepada masyarakat dan menambah ilmu konseling kepada mahasiswa IAIN Langsa.

Selain itu, Dr. Datin menyebutkan bahwa pihaknya sangat terbuka untuk mahasiswa yang ingin melakukan konsultasi secara online di masa yang akan datang.

“Kepada para mahasiswa yang ingin melakukan konsultasi atau bertanya tentang ilmu konseling secara online, kami sangat welcome,” tandasnya.

Usai kegiatan pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penguatan kapasitas trauma recovery relawan mahasiswa IAIN Langsa dan sesi konseling khusus kepada mahasiswa traumatis bencana.

Pelatihan ini difasilitasi langsung oleh PEKA Malaysia, LPPM IAIN Langsa, Tim Konselor IAIN Langsa, dan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa.

Sebelum dilaksanakan kegiatan ini, IAIN Langsa dan PEKA Malaysia telah menjalin kerjasama yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beberapa waktu lalu. (ris/ran)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x