x

Roly Triwahyudi Pimpin IKADI Aceh 2026–2031, Siap Jawab Tantangan Dakwah Era Digital

waktu baca 3 menit
Selasa, 16 Jun 2026 17:19 4 redaksi

RAKYAT ACEH | BANDA ACEH  – Pengurus Wilayah Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Aceh Periode 2026–2031 resmi dilantik di Aula Hotel Masjid Oman, Lampriet, Banda Aceh, Selasa (16/6).

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IKADI, Dr KH Ahmad Kusyairi Suhail, MA via zoom. Dalam kepengurusan baru tersebut, Ustaz Roly Triwahyudi, M.Ag, CWC dipercaya memimpin Pengurus Wilayah IKADI Aceh periode 2026–2031 bersama jajaran pengurus lainnya.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi IKADI Aceh dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dakwah dan pembinaan umat untuk lima tahun ke depan.

Dalam arahannya, Ketua Umum PP IKADI, Dr KH Ahmad Kusyairi Suhail, menegaskan IKADI harus terus hadir sebagai organisasi yang mampu memperkuat peran dai dalam membimbing umat di tengah berbagai tantangan kehidupan modern.

“Perubahan zaman yang begitu cepat menuntut para dai untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik dalam aspek keilmuan, metodologi dakwah, maupun pemanfaatan teknologi informasi. IKADI harus menjadi rumah besar bagi para dai untuk bersinergi dalam menghadirkan dakwah yang mencerahkan dan menyejukkan umat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat agar dakwah tidak hanya berhenti pada penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi umat.

Sementara itu, Ketua PW IKADI Aceh yang baru dilantik, Ustaz Roly Triwahyudi, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan IKADI Aceh sebagai organisasi dakwah yang aktif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan zaman dengan slogan “Bersinergi dalam Dakwah, Menguatkan Umat, Membangun Aceh Bermartabat.”

“Kami ingin menghadirkan dakwah yang menyejukkan, mempersatukan, dan memberikan solusi bagi masyarakat. IKADI Aceh akan terus memperkuat pembinaan dai, meningkatkan literasi keislaman masyarakat, serta membangun sinergi dengan pemerintah, ulama, dayah, kampus, masjid, dan berbagai organisasi kemasyarakatan,” katanya.

Menurutnya, Aceh sebagai daerah yang memiliki identitas keislaman yang kuat membutuhkan gerakan dakwah yang adaptif dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda di ruang digital.

“Kami berharap kepengurusan ini dapat menjadi motor penggerak dakwah yang lebih progresif, inklusif, dan memberi manfaat nyata bagi umat. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, insya Allah IKADI Aceh dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan masyarakat Aceh yang bermartabat,” ujarnya.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang membahas berbagai program prioritas organisasi, khususnya agenda kerja yang akan dilaksanakan mulai Juli hingga Desember 2026.

Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah dan nasihat keislaman yang disampaikan oleh Pembina IKADI Aceh, Ustaz Faizal Adriansyah, M.Si. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan dalam berdakwah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan organisasi sebagai sarana pengabdian kepada agama, masyarakat, dan bangsa.(dra/rif)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x