Satgas Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat setempat terus mempercepat penyelesaian proyek tersebut agar segera dapat dimanfaatkan warga. Foto: IstRakyat Aceh | Aceh Tenggara – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuning Abadi, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, telah mencapai progres 88 persen. Satgas Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat setempat terus mempercepat penyelesaian proyek tersebut agar segera dapat dimanfaatkan warga.
Anggota Satgas Jembatan Gantung Perintis, Serka Mulyono, mengatakan pengerjaan dilakukan dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja meski target penyelesaian terus dipercepat.
“Pembangunan terus kami kebut agar segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Saat ini progresnya sudah mencapai 88 persen dan sebagian akses jembatan sudah mulai dapat dilalui anak-anak untuk berangkat maupun pulang sekolah,” kata Serka Mulyono.
Menurutnya, salah satu manfaat yang mulai dirasakan masyarakat adalah semakin terbukanya akses bagi anak-anak sekolah. Sebelumnya, keterbatasan sarana penghubung menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi masyarakat, terutama anak-anak yang setiap hari harus menempuh perjalanan menuju sekolah.
Dengan mulai dapat dilaluinya sebagian akses jembatan, aktivitas pendidikan anak-anak menjadi lebih mudah. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pembangunan infrastruktur dasar memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan di wilayah pedesaan.
Serka Mulyono menambahkan, jembatan tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai jalur penghubung bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat mendukung peningkatan perekonomian warga. Dengan akses transportasi yang semakin baik, masyarakat akan lebih mudah membawa berbagai hasil pertanian dari lokasi produksi menuju tempat pengumpulan maupun pasar.
“Jembatan ini nantinya bukan hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga diharapkan mampu mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Akses yang lebih baik tentu akan memudahkan warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk mengangkut hasil pertanian,” tambahnya.
Masyarakat Desa Kuning Abadi menyambut baik percepatan pembangunan jembatan tersebut. Warga berharap seluruh tahapan pembangunan dapat segera diselesaikan sehingga jembatan dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Salah seorang warga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang dinilai sangat membantu masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini. Anak-anak sekolah sekarang sudah mulai bisa melewati jembatan untuk pergi dan pulang sekolah. Bagi masyarakat, jembatan ini sangat penting karena dapat memudahkan akses dan aktivitas sehari-hari. Kami berharap pembangunannya segera selesai dan dapat digunakan dengan aman oleh seluruh warga,” ungkapnya.
Warga lainnya menilai pembangunan jembatan tersebut merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan. Menurutnya, tersedianya akses penghubung yang lebih baik akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, mulai dari memudahkan anak-anak menuju sekolah, memperlancar aktivitas sehari-hari, hingga membantu para petani mengangkut hasil pertanian.
“Kami melihat pembangunan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kalau jembatan sudah selesai sepenuhnya, akses antarwilayah akan semakin mudah. Hasil pertanian juga lebih mudah dibawa keluar, dan anak-anak tidak lagi kesulitan ketika pergi ke sekolah,” ujarnya. (ril/ra)
Tidak ada komentar