
LANGSA | RAKYAT ACEH – Baitul Mal Kota Langsa berhasil mengumpulkan 5 miliar zakat dan infak di tahun 2025.
Ketua Baitul Mal Kota Langsa Muamar Qausar, S.Sos.I, dalam laporannya, Senin, (10/8) menyampaikan laporan pengelolaan zakat dan infak sekaligus berbagai program yang telah dilaksanakan.
Menurutnya penerimaan zakat tahun 2025 mencapai Rp2.292.982.392, sedangkan penerimaan infak sebesar Rp2.891.087.475, dengan total penerimaan Rp5.184.069.868.
Sementara total penyaluran zakat dan infak pada 2025 mencapai Rp5 miliar, masing-masing Rp2,5 miliar untuk zakat dan Rp2,5 miliar untuk infak. Dana tersebut merupakan zakat dan infak yang dihimpun pada 2024.
Untuk penyaluran zakat senif miskin pelajar dan santri tahun 2026, Baitul Mal mengalokasikan Rp357.500.000 bagi 2.783 penerima, meliputi pelajar SD, SMP, MI, MTs, MA, mahasiswa perguruan tinggi, serta santri dayah.
Selain bantuan pendidikan, dana infak juga disalurkan melalui berbagai program sosial. Di antaranya pembangunan dan rehabilitasi 17 unit rumah layak huni bagi fakir miskin, bantuan material rehabilitasi rumah bagi 87 penerima, bantuan tunai bagi 3.169 anak yatim dan piatu, bantuan biaya konsumtif bagi 351 penjaga pasien yang dirujuk berobat ke luar daerah, serta banntuan kitab kepada 43 santri dari keluarga kurang mampu.
Muamar Qausar menegaskan bahwa seluruh pengelolaan zakat dan infak dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baitul Mal telah menyiapkan laporan pertanggungjawaban yang memuat penerimaan, penyaluran, serta penerima berdasarkan kelompok asnaf.
Ia juga menyampaikan bahwa penerimaan zakat pada 2026 diperkirakan mengalami penurunan akibat meningkatnya nilai nisab seiring kenaikan harga emas.
Saat ini nisab zakat penghasilan berada pada kisaran Rp161,7 juta per tahun atau sekitar Rp13 juta per bulan, dengan kewajiban zakat sebesar 2,5 persen.
Meski demikian, Baitul Mal Kota Langsa berkomitmen terus menggali potensi zakat yang belum terhimpun secara optimal untuk meningkatkan penerimaan dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Muamar turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki dan munfiq yang telah mempercayakan pengelolaan zakat dan infaknya kepada Baitul Mal Kota Langsa.
Ia berharap kepercayaan tersebut terus terjaga sehingga pengelolaan zakat dan infak dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi fakir miskin dan mustahik lainnya.
Khusus penyaluran zakat senif miskin bagi pelajar dan santri, ia mengharapkan kepala sekolah, pimpinan perguruan tinggi, serta pimpinan dayah dapat memastikan bantuan disalurkan kepada penerima yang benar-benar membutuhkan.
Pada kegiatan tersebut, Baitul Mal Kota Langsa juga memberikan Baitul Mal Award Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada para muzakki dan munfiq dari unsur pemerintahan, lembaga pendidikan, BUMN, BUMD, serta para pengusaha yang telah mendukung pengelolaan zakat dan infak melalui Baitul Mal Kota Langsa.
Muamar berharap dukungan dan kepercayaan masyarakat terus terjaga sehingga Baitul Mal mampu meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan infak secara amanah, transparan, profesional, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Langsa.
menyampaikan laporan pengelolaan zakat dan infak sekaligus berbagai program yang telah dilaksanakan.
Diana bersama Bank Aceh Syariah Cabang Langsa, Baitul Mal terus menghadirkan kemudahan pembayaran zakat dan infak, salah satunya melalui QRIS. Dalam waktu dekat, layanan tersebut juga ditargetkan tersedia melalui Action Mobile Banking Bank Aceh.
“Sekarang masyarakat sudah lebih mudah. Cukup menggunakan handphone melalui QRIS, zakat dan infak dapat langsung disetorkan ke Baitul Mal Kota Langsa. Imbuhnya. (ris/ran)
Tidak ada komentar