Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe, menyalurkan bantuan masa panik kepada warga yang warungnya ludes terbakar pada Rabu kemarin. FOR RAKYAT ACEH.RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah warung milik warga di Gampong Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Rabu (23/9) pagi. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal, menyalurkan bantuan masa panik kepada keluarga terdampak bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe.
Penyaluran bantuan tersebut turut didampingi Regu C Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Lhokseumawe. Bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga setelah kehilangan sejumlah barang dan perlengkapan akibat kebakaran.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.40 WIB saat pemilik warung, Asnawi Adip (47), sedang memanaskan air di bagian dapur.
Setelah melayani pembeli, Asnawi kembali ke dapur dan mendapati api telah membakar bagian samping dinding warung. Kobaran api kemudian merembet ke bagian atap bangunan hingga menyebabkan api dengan cepat membesar.
Sekitar pukul 09.00 WIB, satu unit armada pemadam kebakaran milik PT Perta Arun Gas tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Personel kepolisian turut berada di lokasi untuk mengamankan situasi sekaligus memastikan akses menuju titik kebakaran tetap terbuka sehingga proses pemadaman dapat berlangsung tanpa hambatan.
Petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, dua warga dilaporkan mengalami luka bakar ringan. Saiful mengalami luka bakar pada tangan kiri, sedangkan Roslinawati mengalami luka bakar pada bagian leher.
Kebakaran juga mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp100 juta. Sejumlah barang yang terdampak antara lain barang dagangan, pakaian, peralatan rumah tangga, lemari hingga kulkas.
Di tengah kerugian yang dialami, penyaluran bantuan masa panik menjadi bagian dari respons pemerintah untuk membantu warga memenuhi kebutuhan awal sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga korban agar dapat segera bangkit setelah musibah.
Kehadiran Ketua DPRK bersama BPBD di lokasi juga menunjukkan koordinasi lintas unsur dalam penanganan dampak kebakaran, terutama dalam memastikan bantuan diterima langsung oleh warga yang terdampak.(arm/ra)
Tidak ada komentar