x

Menyengat ya Aroma Kuah beulangoeng Pada Kenduri Maulid Di Gampong Leu Ue.

waktu baca 2 menit
Minggu, 4 Okt 2026 18:30 1 redaksi

RAKYAT ACEH| ACEH BESAR – Sudah menjadi tradisi pada kenduri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di gampong Leu Ue dengan memasak masakan khas Aceh Kuah Beulangong.

 

Kuah beulangong berupa masakan daging sapi atau daging kambing dengan bumbu yang diracik khusus, sehingga menimbulkan aroma yang sangat mengundang selera makan kita. Masakan ini juga ditambah dengan sayurnya, seperti buah nangka muda, pisang muda atau isi inti dari batang pisang yang tumbuh liar digunung.

 

Menurut Keuchik Gampong Leu Ue Yusri, VE, ST sungguhan kuliner khas Aceh ini pada kenduri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sudah menjadi tradisi turun temurun, hingga saat ini dan akan selalu dioertahankan.

 

“Ini masakan khas Aceh, tidak ditemukan di daerah lain, sepintas aromanya hampir sama dengan masakan India, sangat menyengat. Masakan kuah beulangon pada kenduri maulid dan acara-acara besar lainnya sudah menjadi tradisi turun temurun disini dan akan selalu dipertahankan”, ujarnya.

 

Yusri menambahkan Kuah Beulangong, salah satu kuliner khas Aceh Besar, telah resmi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia sejak tahun 2018.

 

“Ini kuliner khas Aceh Besar yang telah diakui sebagai WBTB (Warisan Budaya Takbenda Indonesia, menjadi menu favorit bagi masyarakat Aceh Besar”, jelas Keuchiek Leu Ue.

 

Pada kenduri Maulid Nabi Besar Muhamnad SAW di gampong Leu Ue, panitia menyediakan kuah beulangoeng, selain untuk makan bersama di meunasah, juga dibagikan ke semua warga.***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x