x

Pembangunan Jembatan Gantung di Kumbang Jaya Capai 17,24 Persen

waktu baca 2 menit
Jumat, 1 Mei 2026 19:57 8 redaksi

Rakyat Aceh | Aceh Tenggara — Pembangunan jembatan gantung perintis yang menjadi akses vital bagi masyarakat di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, terus menunjukkan progres positif. Hingga Kamis (30/04/2026), capaian pembangunan telah mencapai 17,24 persen.

Jembatan tersebut dibangun sebagai solusi atas kebutuhan sarana penyeberangan warga, terutama setelah infrastruktur sebelumnya rusak akibat bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Proyek ini melibatkan personel dari Kodim 0108/Aceh Tenggara, teknisi dari Zidam, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara TNI dan warga dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.

Danposramil Darul Hasanah, Dedi Cahyadi, menjelaskan bahwa proses pembangunan dilakukan setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Sebanyak 21 personel TNI dikerahkan, terdiri dari 20 anggota Kodim 0108/Aceh Tenggara dan satu teknisi Zidam, serta didukung 17 warga yang turut bekerja di lapangan.

“Pekerjaan saat ini sudah memasuki tahap awal konstruksi, seperti penggalian pondasi, perakitan rangka besi, pemasangan mal cor, serta penyetelan bantalan besi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan gantung ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah terdampak bencana. Selain menjalankan fungsi pertahanan, TNI juga berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut serta membantu proses pembangunan ini. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu warga Desa Kumbang Jaya, Rahman (52), mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jembatan tersebut. Ia mengaku selama ini masyarakat mengalami kesulitan dalam melakukan penyeberangan, terutama setelah terjadinya banjir bandang.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini. Dulu kami kesulitan menyeberang, apalagi setelah banjir bandang. Dengan adanya TNI yang turun langsung membantu, kami merasa sangat terbantu. Kami juga ikut bekerja agar jembatan ini cepat selesai,” ujarnya.

Rahman berharap pembangunan jembatan ini dapat segera rampung sehingga dapat digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama dalam mengakses lahan pertanian dan membawa hasil panen.

Dengan terus meningkatnya progres pembangunan, diharapkan jembatan gantung perintis ini dapat segera selesai sesuai target yang telah ditetapkan. Keberadaan jembatan ini nantinya akan menjadi sarana vital dalam memperlancar konektivitas antarwilayah, khususnya antara Kecamatan Badar dan Kecamatan Darul Hasanah, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara. (ril/mar)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x