x

Safari Subuh TU Aceh di Seunuddon, Abi Ibnu Abbas Tegaskan Empat Jalan Menuju Surga

waktu baca 2 menit
Minggu, 3 Mei 2026 16:33 3 redaksi

RAKYAT ACEH | ACEH UTARA – Sekitar 600 jamaah dari berbagai kecamatan memadati Masjid Baitul ‘Azham, Gampong Matang Jeulikat, Kuta Piadah, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, dalam gelaran Safari Subuh Tadzkiratul Ummah (TU) Aceh, Minggu (3/5). Antusiasme jamaah mencerminkan tingginya semangat masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan ukhuwah Islamiyah melalui momentum ibadah Subuh berjamaah.

Kegiatan dakwah yang berlangsung khidmat ini dipandu oleh Dr. (C). Ir. Muhammad Hatta, SST., MT., yang juga menjabat Koordinator Humas dan Kerja Sama Politeknik Negeri Lhokseumawe serta Ketua Forum Humas Perguruan Tinggi Aceh. Sementara itu, pelaksanaan shalat Subuh diimami oleh Ustadz Muhammad Azmir.

Dalam tausiah utamanya, Wakil Ketua TU Aceh, Abi Ibnu Abbas, mengangkat tema “Ahli Surga: Siapa yang Selamat dan Sejahtera di Dunia, Dialah Penghuni Surga.” Ia menekankan bahwa surga bukan sekadar tujuan akhir kehidupan, melainkan refleksi dari kualitas amal dan akhlak yang dibangun sejak di dunia.

Abi Ibnu Abbas menguraikan empat golongan manusia yang dirindukan surga. Pertama, mereka yang membiasakan diri menyebarkan salam sebagai simbol kedamaian. Kedua, individu yang gemar berbagi dan memberi makan sebagai wujud kepedulian sosial. Ketiga, mereka yang menjaga dan mempererat silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat. Keempat, hamba yang istiqamah menunaikan ibadah malam, khususnya shalat tahajud, sebagai bentuk kedekatan spiritual dengan Allah.

“Keempat amalan ini merupakan fondasi utama dalam membentuk pribadi yang selamat di dunia dan beruntung di akhirat,” ujar Abi Ibnu Abbas di hadapan jamaah.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan zikir bersama yang dipandu oleh Tgk. Zulkarnaini Ismail (Walidi Langkahan), didampingi Dr. Muhammad Hatta dan Tgk. Amiruddin dari Lhoksukon. Lantunan zikir yang menggema menambah kekhusyukan suasana, memperkuat dimensi spiritual kolektif jamaah.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian evaluasi dan agenda lanjutan oleh Ketua TU Aceh, Abu H. Nurdin Usman. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan Safari Subuh sebagai ruang pembinaan umat yang berkelanjutan dan inklusif.

Safari Subuh TU Aceh dinilai tidak hanya menjadi sarana ibadah rutin, tetapi juga platform strategis dalam memperkuat solidaritas sosial dan membumikan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Di tengah dinamika kehidupan modern, kegiatan ini hadir sebagai pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan dunia dan orientasi akhirat.(arm/ra)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x