x

Kapus Lhoknga: Kami Tetap Melayani Saat Idul Fitri

waktu baca 2 menit
Minggu, 22 Mar 2026 17:04 6 redaksi

RAKYAT ACEH| KOTA JANTHO – Di tengah suasana sukacita Idul Fitri 1447 Hijriah, ketika sebagian besar aparatur negara menikmati momen kebersamaan bersama keluarga, para tenaga kesehatan di Puskesmas Lhoknga, Aceh Besar, tetap siaga menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

 

Komitmen tersebut terlihat jelas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Lhoknga yang terus beroperasi selama 24 jam, bahkan pada hari pertama Lebaran, Sabtu (21/3/2026). Tidak ada keluhan ataupun tanda kelelahan, para tenaga kesehatan tetap setia memberikan pelayanan terbaik bagi warga.

 

Kepala Puskesmas Lhoknga, Elisa, SKM, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan tanggung jawab yang tidak mengenal waktu, termasuk saat hari besar keagamaan.

 

“Ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai petugas kesehatan. Apalagi Puskesmas Lhoknga berada di jalur lintas barat-selatan yang merupakan salah satu jalur utama arus mudik. Karena itu, kesiapsiagaan petugas, khususnya di IGD, menjadi sangat penting,” ujarnya saat ditemui di lobi IGD.

 

Sebagai pimpinan, Elisa juga menunjukkan komitmennya dengan tetap hadir mendampingi para tenaga medis yang bertugas di hari raya. Ia mengaku, tanggung jawab yang diembannya saat ini membuat dirinya harus mengesampingkan kepentingan pribadi, termasuk menunda momen mudik bersama keluarga.

 

“Dulu saya masih sebagai staf, tapi setelah dipercaya oleh Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, untuk memimpin Puskesmas ini, tanggung jawabnya tentu berbeda. Tahun ini kami harus menunda mudik bersama keluarga,” tuturnya dengan nada haru.

 

Tak hanya di fasilitas kesehatan, Puskesmas Lhoknga juga turut berperan aktif dalam mendukung pengamanan arus mudik melalui keterlibatan tenaga kesehatan di Pos Pengamanan Operasi Ketupat Seulawah 2026. Mereka bersinergi dengan aparat kepolisian, TNI, Satpol PP, BPBD, serta Dinas Perhubungan Aceh Besar.

 

Menurut Elisa, seluruh tenaga kesehatan menjalankan tugas dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab, tanpa merasa terbebani. “Tidak ada yang merasa terbebani. Semua ini kami lakukan karena tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

 

Dedikasi para tenaga kesehatan ini menjadi potret nyata pengabdian tanpa henti di bidang pelayanan publik, terutama di momen penting seperti Idul Fitri. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen pelayanan publik dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat. []

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x