
RAKYAT ACEH | LANGSA – Cuaca Kotq Langsa di pagi jum’at, (24/7) sangat cerah. Di pagi yang cerah itu, Pengurus PWI Kota Langsa bergerak menuju Bukit Lawang Kec Bahorok Sumatera Utara untuk mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas jurnalistik.
Dua unit mobil mini bus mengantarkan pengurus PWI Langsa menuju Bukit Lawang Sumatra Utara. Jarak tempuh Langsa-Bukit Lawang di tempuh dengan waktu kurang lebih 7 jam, itu pun setelah istirahat makan dan shalat di rest area tol Tanjung Pura.
Setelah perjalanan yang begitu melelahkan tiba lah di Bukit Lawang sekira pukul 5.30 sore. Dan setelah menyimpan barang bawaan dalam kamar penginapan yang telah di siapkan panitia, tim langsung bersiap untuk masak untuk makan malam dengan menu yang telah dibawa dari Kota Langsa.
Usai makan malam dan membasuh badan, anggota PWI Langsa langsung mendapatkan materi pertama yang di sampaikan Penasehat PWI Ray Iskandar terkait pemahaman Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
Setelah mataeri dilanjutkan dengaan diskusi , tak terasa hingga waktu udah larut dan selanjutnya istirahat di kamar yang telah disediakan oleh panitia.
Keesokan harinya setelah sarapan pagi di lanjutkan dengan materi kedua yang disampaikan Ketua PWI Langsa, Putra Zulfirman. Dalam kesempatan tersebut Bung Putra mengulas tentang kisi-kisi Uji Kopetensi Wartawan.
Materi ini juga dilanjutkan dengan dengan simulasi dalam bentuk pertanyaan, dimana Putra Zulfirman menyanyikan beberapa masalah yang kerap terjadi di tengah-tengah kehidupan pers.
Selanjutnya peserta di suruh menjawab dalam bentuk analisis dan kebijakan yang akan diambil saat menghadapi kondisi tersebut. Dan peserta pun larut dalam dalam memecah masalah tersebut.
Setengah hari kita peras pikiran peserta untuk memecah masalah pertanyaan yang disajikan pemateri. Dan tiba waktunya untuk menikmati indahnya alam Bukit Lawang.
Selepas makan siang kita mencoba adrenalin dengan bermain arung jeram. Kita di tantang oleh arus sungai yang mengitu menggugah jiwa raga.
Bagi tubuh sangat membutuhkan hormon dan pengirim pesan di dalam tubuh yang membuat kita lebih siap menghadapi bahaya, rasa takut, atau stres. Hormon ini dibuat oleh kelenjar adrenal yang terletak di atas ginjal. Saat tubuh merasa terancam, adrenalin langsung mengalir ke dalam darah.
Untuk itu kita harus ke Bukit Lawang karena tempat ini menawarkan pengalaman melihat orangutan Sumatera di habitat aslinya, bertualang menyusuri hutan hujan tropis, dan menikmati serunya arung jeram di sungai yang jernih.
Dan yang lebih menarik lagi, saat menuju ke arung jeram, kita membutuhkan waktu lebih kurang 40 menit berjalan kaki mengitari bukit terjal taman gunung Lauser dengan udara yang begitu sejuk dan segar.
Rasa capek saat perjalanan jalan kaki ribuan langkah tersebut, terasa hilang saat kita bermain arung jeram. Kita benar-benar terlepas dari segala beban yang menyegat pikiran selama ini.
Heeling dengan arung jeram benar-benar melepaskan segala pikiran jemu yang selama ini mengintai otak kita.
Karena terlalu lelah main arung jeram malamnya semua kita terlelap dalam mimpi dan tak terasa sudah pagi lagi.
Selanjutnya, waktu tidak terasa pagi Minggu, (26/7) pun tiba, dan ini menjadi hari akhir kami di Bukit Lawang. Setelah sarapan pagi yang diberikan penginapan. Ketua PWI Langsa Putra Zulfirman kembali memberi sedikit wejangan tentang pers yang baik.
Sembari persiapan untuk kembali ke Kota Langsa, kami masih menyempatkan waktu untuk mandi bersama dalam sungai Bukit Lawang yang airnya sangat sejuk. Setelah itu kami bersiap kembali ke Kota Langsa meningalkan kenangan indah di Bukit Lawang.
Ketua PWI Langsa, Putra Zulfirman berharap jenjang muda agar segera mengikuti UKW lanjutan ke jenjang madya. Untuk jenjang madya bersiap ke jenjang utama.
Dengan berakhirnya materi matrikulasi UKW, maka seluruh rangkaian kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kewartawanan PWI Kota Langsa di Bukit Lawang, sejak 24-26 Juli 2026, dinyatakan selesai. (Ray Iskandar)
Tidak ada komentar