x

Syawal Anggara Pratama Raih Juara 1 MTQ Tingkat Kecamatan 

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Mei 2026 07:44 1 redaksi

RAKYAT ACEH I BLANGPIDIE – Salah seorang anak didik di level Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) sederajat atas nama, Syawal Anggara Pratama meraih juara 1 pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan, tahun 2026.

 

Syawal merupakan warga Desa Guhang, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya, dengan suara merdunya saat melantukan ayat-ayat Al-quran yang ditentukan panitia, sehingga dapat meraih nilai terbanyak yaitu 96.

 

MTQ yang digelar di halaman Kantor Camat, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya itu, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, pada Senin lalu (4 Mai 2026).

 

Saat pembukaan, kegiatan tersebut turut hadir para kepala SKPK, para Camat, para Keuchik, para ulama, serta tamu undangan lainnya dan 87 peserta MTQ dari berbagai Gampong dalam wilayah setempat.

 

Wabup Abdya Zaman Akli, mengatakan bahwa MTQ bukan sekedar panggung perlombaan, bukan pula sekadar agenda tahunan yang berpindah dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya.

 

Namun, MTQ adalah ruang pertemuan antara suara dan makna, antara bacaan dan penghayatan, antara tradisi dan masa depan

 

“Di tempat ini, kita tidak hanya mendengar lantunan ayat suci, tetapi sesungguhnya kita sedang menata arah generasi kita, masyarakat kita, dan arah Kabupaten Abdya,” ucap Akli.

 

Ia menilai tema yang diusung, “Mewujudkan Generasi Qur’ani Menuju Arah Baru, Abdya yang Madani”, bukanlah sekadar rangkaian kata yang indah.

 

Tema ini, adalah sebuah panggilan untuk bergerak, berbenah, dan memastikan bahwa Al-Qur’an benar-benar hadir dalam denyut kehidupan masyarakat—bukan hanya di mimbar-mimbar, tetapi juga dalam sikap, kebijakan, dan keseharian masyarakat Abdya.

 

“Kita semua menyadari bahwa beberapa waktu ke depan, Kabupaten Abdya akan memikul sebuah amanah besar, yaitu menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Aceh ke-38 Tahun 2027,” kata Akli.

 

Menurutnya, amanah ini bukan hanya tentang kesiapan panggung, tenda, atau fasilitas. Namun, tentang kesiapan ruh, nilai, dan sumber daya manusia yang benar-benar mencerminkan semangat Al-Qur’an itu sendiri.

 

“Karena itu, MTQ tingkat kecamatan seperti yang kita laksanakan malam ini harus kita maknai sebagai fondasi. Dari sinilah kita membangun, menyeleksi, membina, dan mempersiapkan qari dan qariah terbaik kita yang mampu bersaing dengan kabupaten lainnya,” ucap Akli.

 

Zaman Akli menegaskan, Kabupaten Abdya tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah sendiri. “Kita tidak ingin hanya dikenal sebagai tuan rumah yang baik dalam penyelenggaraan, tetapi juga harus mampu tampil sebagai juara,” tegasnya.

 

Selain itu lanjutnya, Abdya juga harus dikenal sebagai daerah yang mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, yang tidak hanya fasih dalam melantunkan ayat, tetapi juga kuat dalam mengamalkan nilai-nilainya.(mat).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x